KETUA MPR RI HADIRI PENGAJIAN MTA DI SOLO DAN MENGISI KAJIAN

forummajlisilmu.net - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Zulkifli Hasan menghadiri pengajian Ahad pagi yg diselenggarakan Majlis Tafsir Al-Quran (MTA) pada Gedung Pusat MTA, Jl. Ronggowarsito No. 111A, Kelurahan Timuran, Banjarsari, Minggu (28/lima/2017).


Pantauan Harianjogja.Com, rombongan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan hadir di Gedung Pusat MTA lebih kurang pukul 08.30 WIB. Rombongan lantas dipersilakan singgah di ruang pertemuan tamu.

Di ruangan tersebut, rombongan menyaksikan ceramah yang disampaikan Ketua MTA, Ustaz Ahmad Sukino. Rombongan menyimak ceramah mengenai Shalatul Lail melalui tayangan yg ditampilkan menggunakan indera proyektor.

Beberapa mnt berselang, rombongan dipersilakan menuju lokasi mimbar. Ketua MPR Zulkifki dipersilakan Ustaz Ahmad Sukino buat menaruh tausiah.

Zulkifli menaruh tausiah tentang makna kebinekaan kepada ribuan anggota jamaah MTA berdasarkan banyak sekali daerah yg berkumpul pada Gedung Pusat MTA. Dia berharap rakyat sekarang nir terlalu mudah menjustifikasi seseorang atau sebuah grup menjadi golongan anti-Pancasila.

Menurut Zulkifli, masyarakat yang termasuk golongan anti-Pancasila merupakan mereka yg sama sekali nir memedulikan atau menghargai hak orang lain. “Sudah beberapa kali janjian menggunakan Pak Ustaz [Ahmad Sukino] untuk datang akan tetapi meleset terus waktunya. Alhamdulillah kali ini aku  sanggup bertatap muka. Sekarang masih hangat & ramai soal Pancasila dan kebinekaan. Dengan gampang orang mengungkapkan orang ini anti-Pancasila. Orang mengumandangkan takbir pula dikatakan anti-Pancasila. Tidak bisa misalnya itu,” istilah Zulkifli waktu memberikan tausiah di Solo, Minggu.

Zulkifli membicarakan berdasarkan sila pertama dalam Pancasila, negara Indonesia adalah negara yg bertuhan. Menurut dia, implementasi sila pertama bisa dikatakan berhasil bila masyarakat Indonesia mampu menjalankan ajaran kepercayaan  dan kepercayaan  masing-masing secara leluasa.

Zulkifli tidak setuju bila masalah agama, kebangsaan, dan negara dipisah-sisihkan. Semua hal tersebut, menurut beliau, justru wajib  saling melengkapi.

“Kalau umat Islam melaksanakan tindakan secara ajaran agama, itulah pancasilais. Misalnya ingin pemimpin wilayah beragama Islam pula, itu hak warga  yang dijamin undang-undang. Sangat tidak tepat bila perkara agama, kebangsaan, & negara dipisah. Justru harus saling melengkapi. Jadi pancasila yg betu bagaimana?Kalau terdapat warga  yang tidak berdaya, tidak mampu makan, nir mampu ke RS, tidak sanggup ke sekolah, ada pengajian akan tetapi di gembok atau dipagar, di situ negara harus hadir. Itulah konduite pemimpin yang pancasilais,” ujar Zulkifli.

Sebelum hadir pada Gedung Pusat MTA, Zulkifli mendatangi pengajian MTA pada Boyolali. Dia menyesalkan terdapat pihak-pihak yg keberatan dengan penyelenggaraan pengajian tadi dengan memasang pagar bambu buat membatasi akses jamaah. Zulkifli menilai tindakan tersebut justru yang dianggap tindakan radikal dan intoleran. 
Sumber : tribunjogja dan Solopos

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "KETUA MPR RI HADIRI PENGAJIAN MTA DI SOLO DAN MENGISI KAJIAN"

Posting Komentar

Jika Artikel Ini Bermanfaat Silahkan Dibagikan Kepada Teman Teman Agar Pahala Anda Mengalir Sebagai Sedekah .

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel