Sifat Sholat Nabi Bagian ke 5 - Sholat menggunakan sendal dan penganjurannya

📚 SIFAT SHOLAT NABI Bagian ke 5 📚

🌿 Shalat Menggunakan Sandal & Penganjurannya 🌿

ada sebuah hadist yang mengatakan bahwa nabi pernah sholat menggunakan sendal, karna jaman dahulu masjid itu berada di atas padang pasir tanpa lantai keramik seperti saat ini. 


✅ Adalah Nabi Sholallahu 'alaihi wa'ssalam ;

كان يقف حافيا أحيانا و منتعلا أحيانا

"Beliau berdiri, kadang tidak menggunakan sandal, dan kadang menggunakan sandal".
(HR. Abu daud & Ibnu Majah)

Rasulullah menganjurkan penggunaan sandal ketika sholat 

bagi umatnya, dalam sabdanya ;

إذ صلى أحدكم فليلبس نعليه...الى أخيره.

"Apa bila salah seorang kalian sholat, hendaklah dia sholat dengan sandalnya, atau meletakannya diantara kedua kakinya. Dan jangan mengganggu yang lain dengan sandalnya" (HR. Abu Daud)

Bahkan kadang beliau tekankan hal ini kepada para sahabatnya ;

خالفوا اليهود فإنهم لا يصلون في نعالهم و لا خفافهم

"Selisilah Yahudi, karena sesungguhnya mereka tidak menggunakan sandal atau sepatu mereka ketika sholat" (HR. Abu daud)

Rosulullah melepas sandalnya saat sholat karena ada kotoran.

Kadang Rasulullah melepaskan sandal dari kaki beliau dalam keadaan beliau sedang sholat, dan tetap melanjutkan sholatnya. Sebagai mana yang dikatakan oleh Abu Sa'id Al-Khudri rodhiyallahu anhu, pada suatu hari Rasulallah mengimami kami sholat. Di dalam sholat beliau melepaskan dan meletakan sandalnya di sebelah kiri beliau. Seketika itu para sahabat melihat hal itu dan mereka-pun mengikutinya. Setelah selesai sholat. Rasulallah bersabda,

"Mengapa kalian melepaskan sandal kalian ? Para sahabat berkata, kami melihat anda melepaskannya maka kami mengikutinya".

Beliaupun bersabda,

"Sesungguhnya jibril datang dan memberitahukan bahwa disandalku ini ada kotoran(sesuatu yang mengganggu), saya pun melepaskannya. Maka apa bila kalian hendak ke Masjid agar memperhatikan sandalnya. apa bila dia melihat sesuatu kotoran, maka bersihkanlah sandal darinya dan sholatlah dengannya". (HR. Abu daud)

Peletakan Sandal saat tidak dipakai saat sholat.


Beliau juga bersabda,

إذا صلى أحدكم فلا يضع نعليه عن يمينه...الى أخره.

Jika kalian sholat maka janganlah letakan sandalnya disebelah kanan atau kiri, sehingga sandal itu berada di sisi orang lain. Kecuali jika tidak ada siapapun disampingnya. Dan hendaklah dia meletakan sandalnya diantara kedua kakinya". (HR. Abu daud)

📚 (Diringkas dari kitab "Sifat Shalat Nabi" Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-albani)

✏ Tambahan Faidah:

1. Pensyariatan sholat juga di syariatkan bagi umat-umat sebelum umatnya Rasulallah.

2. Anjuran mengikut semua perintah Rasulullah tanpa bertanya kenapa dan mengapa. Sebagai mana Para sahabat melepaskan sandal mereka ketika melihat Rasulullah melakukan hal itu.

3. Ketika mendapati sesuatu yang kotoran dalam sholat maka hal itu tidak membatalkan sholat namun cukup menghindari sesuatu kotoran tersebut.

4. Anjuran untuk meminta penjelasan dari orang lain kekita melihat sesuatu keganjilan yang dia lakukan. Sebagai mana Rasulullah bertanya kepada sahabatnya ketika melihat mereka melepaskan sandalnya.

5. Di dalam menerpakan sunnah memakai sandal ketika sholat, hendaklah memperhatikan sisi mashlahat dan mudhorat. Sehingga ketika melakukan sunnah tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar atau merusak sesuatu yang diwajibkan.

Wallahu a'lam bishowab wa barokallahufiykum

📝 Al Akh Abu Zubair Hafizhahullah

 °•°•°•°•°


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sifat Sholat Nabi Bagian ke 5 - Sholat menggunakan sendal dan penganjurannya"

Posting Komentar

Jika Artikel Ini Bermanfaat Silahkan Dibagikan Kepada Teman Teman Agar Pahala Anda Mengalir Sebagai Sedekah .

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel